Buat anak pemalu, jangankan untuk berbicara, diminta menyapa orang lain saja, belum tentu ia mau melakukannya. Nah, agar si pemalu berani omong di lingkungan sosialnya, kita perlu mendukungnya untuk lebih percaya diri. Misalnya dengan mengatakan, "Kemarin Tante di sebelah rumah senang sekali waktu Kakak mengucapkan salam kepadanya. Ia benar-benar suka sama Kakak."

Namun buat anak yang terlalu ramah terhadap orang-orang di sekitarnya, ia perlu masukan dari kita tentang bagaimana mengendalikan keramahan yang berlebihan. Misal, "Boleh-boleh saja, kok, Kakak mengucapkan 'Halo', asalkan kepada teman-teman sebayamu. Namun jangan digunakan pada saat kita bertemu dengan orang yang lebih tua karena tak sopan."